Begitu mendengar kalimat negara paling kreatif dan inovatif di dunia, langsung terbayang di  otak saya……..Jepang. Walaupun, belum lihat langsung dengan mata kepala sendiri, tapi cerita-cerita sepupu dan sahabat saya yang pernah tinggal di sana selama sebulan lebih, membuat saya semakin kagum dengan negara tersebut. Saya takjub dengan bagaimana pemerintah Jepang menghadapi bencana alam yang sering melanda negaranya. Selain karna sudah terbiasa, pemerintah Jepang siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya gempa bumi, tsunami, dan taifun. Masyarakat selalu diberi peringatan yang jelas sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran. Tanda peringatan dibagi ke dalam 3 tahap, yaitu Level 1, 2, 3, Attention yang berarti Level 4, dan Warning yang berarti Level 5. Peringatan Level 1, 2, dan 3 biasanya dipasang pada ujung kanan atas TV. Jika gempa sudah mencapai tahap Attention, TV akan segera menyiarkan berita-berita yang menunjukkan bahwa gempa tersebut sudah mencapai tahap Attention. Kalau sudah mencapai Warning, sirine-sirine mulai dibunyikan dan pemerintah pusat akan mengirim sms ke handphone setiap penduduk di Jepang. Selain itu, mall dan tempat-tempat publik lainnya akan memberikan pengumuman bahwa para pengunjung tidak diperbolehkan keluar dari gedung tersebut sampai peringatan berubah menjadi Attention kembali. Sering kali peringatan berubah dari Warning ke Attention dan Attention ke Warning hanya dalam jangka waktu beberapa menit saja. Itu berarti pemerintah selalu mengupdate sudah sejauh mana bencana alam tersebut dapat membahayakan warganya dalam setiap menitnya. Dan jika tanda peringatan sudah berubah menjadi Warning, masyarakat dihimbau untuk tetap tinggal di dalam ruangan dan bersembunyi di bawah meja ketimbang berlarian ke luar ruangan karna dikhawatirkan ketika sedang berlarian ke tempat terbuka, mereka malah terkena pecahan kaca. Sepupu dan sahabat saya pernah mengalami langsung ketika taifun level Warning tiba, jalanan menjadi kosong dan tempat-tempat umum seperti mini market ramai bukan main. Masyarakat sudah tidak panik lagi dan dapat dengan teratur melakukan himbauan pemerintahnya sehingga jatuhnya korban bencana dapat sangat diminimalisasi. Karena sistem informasi yang sudah sangat terstruktur inilah, masyarakat selalu terupdate tentang sudah seberbahaya apakah gempa yang sedang mereka alami. Menurut saya, ini merupakan contoh nyata penggunaan sistem informasi yang efektif dan inovatif.

Lebih lagi, Jepang identik dengan teknologi-teknologi mutakhir yang mereka ciptakan. Yang ingin saya ulas adalah robot-robot yang mereka ciptakan. Entah mengapa orang-orang Jepang ini tergila-gila dengan robot dan mereka banyak berinovasi dalam pembuatan robot-robot tersebut. Yang paling saya kagumi, berhubung dulu saya ingin mengambil kuliah kedokteran, sekolah kedokteran di Jepang memakai robot sebagai objek percobaannya. Universitas lain biasanya hanya menggunakan boneka ketika melakukan praktek pembelajarannya. Sebagai contoh, dalam praktek pembelajaran proses persalinan, para mahasiswa benar-benar membantu kelahiran bayi yang dikandung robot wanita. Gerakan robot wanita tersebut dibuat semirip mungkin dengan gerakan wanita yang sedang mengalami kontraksi kehamilan. Inovasi ini benar-benar membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran, bukan?

 

Selain itu, penduduk Jepang membuat saya terkagum-kagum akan kecintaan dan kebanggan mereka terhadap budaya bangsanya sendiri. Umumnya, mereka tidak banyak terpengaruh oleh budaya Barat yang sekarang menginvasi dunia. Kalaupun ada budaya Barat yang mempengaruhi, ini tidak membuat idealisme akan budaya aslinya berkurang. Jadi tidak heran kalau banyak masyarakat Jepang yang tidak bisa berbahasa Inggris, padahal Jepang adalah negara maju! Bahkan pegawai di tempat transportasi publik pun ada yang tidak mengerti ‘train’ adalah bahasa Inggris dari kereta, padahal mereka bekerja di tempat jasa transportasi kereta. Hebatnya hal ini tidak membuat negara mereka mundur tetapi malah semakin maju. Negara maju manapun belum ada yang bisa mengalahkan Jepang dalam kestabilan mata uangnya. Terbukti ketika baru-baru ini tsunami melanda Jepang, kurs Yen terhadap mata uang lainnya tidak melemah, tetapi menguat!

Harajuku
Kimono
Ikebana Flowers
Sushi