Budi Rahardjo… Sounds familiar… Saya bertanya-tanya dalam hati siapa ya sebenarnya beliau ini, ko namanya sering kali terdengar? Ternyata beliau adalah pelopor .id yang sering kali kita ketik ketika menulis url, .id ini berarti halaman web yang kita tuju berasal dari Indonesia. COOL banget yaaa Pak Budi ini… Bertolak belakang dengan keahliannya dalam bidang teknologi informasi, beliau ternyata gemar bermusik dan menulis karya-karya sastra. Pak Budi masih sangat aktif dalam berbisnis, terutama bisnis-bisnis yang terkait dengan teknologi informasi.

Dari sharing di kelas Creative and Innovation kemarin, beliau mendeklarasikan dirinya sebagai globalisasi 3.3. Awalnya saya sempet bingung apa sih maksudnya globalisasi 3.3. Ternyata oh ternyata ini adalah penamaan dari aktualisasi diri Bapak Budi Rahardjo sendiri. Atau kata lainnya buah dari pencarian jati diri beliau selama ini. Pak Budi bilang seseorang itu mempunyai waktu 35 tahun untuk mencari tahu siapa diri mereka, nah kalau sudah lebih dari itu, yaaa bisa dibilang individu tersebut lost kali ya ahahahaha.. Balik lagi ke globalisasi 3.3, improvisasi dari globalisasi 3.0, dimana yang penting di sini adalah YOU alias diri kita sendiri, bukan warga negara atau tempat dimana kita bekerja. Masa bodoh apakah dia warga negara Inggris, Amerika, Zimbabwe, yang penting individunya! Tidak penting juga apakah ia bekerja di perusahaan multinasional sekelas Microsoft atau Shell, yang penting disini, sekali lagi, adalah individu itu sendiri! Intinya, create sesuatu yang sangat Anda atau Anda banget deh pokonya hehehe….

Seumur hidupnya Pak Budi ini tidak pernah melamar pekerjaan loh.. Ia hampir selalu ditawarkan modal oleh para investor. Kalau ditanya mengapa investor-investor tersebut percaya dengan kredibilitas beliau, Pak Budi sendiri bingung menjawabnya. Salah seorang investornya malah mengatakan “Kalau uang hilang bisa dicari, tapi kalau waktu yang hilang ga bisa balik lagi.” Lebih rugi kehilangan waktu daripada kehilangan uang. Pak Budi berpesan kita tidak boleh takut gagal. Di negara-negara ASEAN, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, kegagalan dianggap aib, beda dengan di US. Di US, investornya lebih memilih entrepreneur yang pernah bangkrut daripada yang belum pernah gagal sama sekali.                                                                                                                                                                                                                                                                       Selanjutnya Pak Budi juga membahas kreatifitas dan inovasi dalam bisnis digital. Beberapa di antaranya :

Perubahan dari analog ke digital

Data digital dapat direproduksi dengan kualitas seperti aslinya, tetapi sebetulnya kualitas data analog asli lebih bagus dari data digital.

 “Most Important Technology of The Last 40 Years” versi Majalah IEEE Spectrum-November 2004

Integrated circuits – Internet – Computers

Semakin lama, perangkat menjadi lebih kecil, lebih cepat, dan lebih murah harganya.

Model bisnis baru

Freemium adalah model bisnis yang menawarkan layanan dasar gratis dan hanya mengenakan biaya premium untuk fitur khusus atau lanjutan sebagai strategi bisnisnya.

Long Tail merupakan model bisnis yang diciptakan oleh Chris Anderson. Strategi dari model bisnis ini adalah permintaan yang bermula tinggi dan lama-kelamaan menjadi sedikit tetapi stabil yang apabila diakumulasikan dalam waktu lama akan menciptakan volume penjualan yang signifikan.

The Long Tail Curve

 

Layanan berbasis teknologi

Possible due to high speed internet, computers, and storage.

 

Lalu, apa yang sudah kita lakukan sebagai mahasiswa Indonesia?

Pak Budi mengingatkan bahwa Bill Gates membangun Microsoft ketika berusia 19 tahun. Jika kita tidak dengan cepat memulai menciptakan bisnis model baru atau hal-hal kreatif lainnya, nantinya keadaan kita akan sama saja seperti sekarang ini. Kita bisa belajar dari Khan Academy, orang India yang mempost video berisi materi pelajaran di YouTube. Berawal dari mengajari keponakannya lewat Internet (karena jarak tempat tinggal mereka yang berjauhan) dan direkam kemudian dipost di YouTube, sekarang video-video Khan Academy telah mengajari 52.235.616 orang di dunia maya yang dapat dipastikan berasal dari segala penjuru dunia. Meskipun terlihat sederhana, orang India ini telah membuat perubahan positif bagi dirinya dan juga orang-orang lain. Salah satu video Khan Academy :

 

Lesson learned yang paling mengena dari Pak Budi adalah saat beliau berkata “Lakukan perkerjaan kita dengan hati”. Menurut saya, quote ini benar sekali. Kalau tidak dengan hati, manusia cenderung melakukan sesuatu setengah-setengah, hasilnya dijamin tidak semaksimal bila kita bekerja dengan sepenuh hati. Beliau juga mengatakan Indonesia dan bahkan dunia akan terus memerlukan orang-orang kreatif. Jangan mau menjadi zombie yang kerjanya hanya bangun-kerja-tidur-bangun-kerja-tidur. Nah, tetapi orang yang kreatif itu cenderung berujung depresi. Mengapa? Karena orang yang kreatif, sekalinya tidak dapat menciptakan sesuatu yang kreatif cenderung mudah untuk depresi. Yaa orang kreatif juga memerlukan kecerdasan emosi berarti ya hehe. Pak Budi juga mengatakan kita harus mengubah sistem pendidikan di Indonesia karena sistem pendidikan di sini malah membunuh kreatifitas para siswanya. Mungkin bisa dijadikan catatan penting bagi pemerintah, praktisi-praktisi pendidikan, dan orang-orang yang concern dan akan bergerak sepenuh hati di bidang edukasi. Pak Budi bilang ingat quote dari Picasso, “Good artists copy, great artists steal”. Apple saja ide awalnya tidak benar-benar original loh, tetapi perusahaan ini dapat menaikkan ide yang sudah ada sebelumnya menjadi lebih bagus sehingga laku di pasaran. Terakhir Pak Budi berpesan agar para mahasiswa antar fakultas saling bergabung dan melakukan brainstorming agar terlahir ide-ide kreatif yang baru.

“You don’t have to WORK the rest of your life, PLAY the rest of your life” - Budi Rahardjo

Bagi yang ingin mengenal Bapak Budi Rahardjo dengan lebih dalam buka saja:

http://budi.insan.co.id

http://gbt.blogspot.com

http://rahard.wordpress.com

PS : Pak Budi sengaja membuat blog wordpressnya dalam bahasa Indonesia agar orang-orang Indonesia lebih mendalami konten yang diberikan (juga supaya kita ga males bacanya kali ya hehehe) sehingga diharapkan orang Indonesia bisa lebih kreatif, tidak mengcopy dari yang sudah ada saja. Beliau berpendapat mengenerate konten secara lebih banyak lebih baik daripada memfilter suatu konten tertentu, ya sebut saja seperti usaha pemerintah kita saat ini memfilter porno grafi dan porno aksi di dunia maya.

Advertisements